Pagi Buta, Gotong Royong Isi Kandang Ayam Petelur

pagi buta gotong royong isi kandang ayam petelur

BOJONEGORO – Semangat Karang Taruna “Lima Bersaudara” Desa Bandungrejo Kecamatan Ngasem Kabupaten Bojonegoro dalam memulai rintisan usaha budidaya ayam petelur patut dapat acungan jempol. Meski waktu masih menunjukkan dini hari, mereka giat bergotongroyong bersama, melakukan pengisian kandang ayam petelur pada, Minggu (22/01/2023).

Program budidaya ayam petelur, yang bertajuk Program Wirausaha Muda Mandiri (WISMANDI) adalah wujud kontribusi PT. Pertamina EP Cepu (PEPC). Program ini merupakan bagian dari tanggungjawab sosial perusahaan (TSP) di Desa Bandungrejo, Kecamatan Ngasem Kabupaten Bojonegoro.

Sesuai namanya, pengelola program ini langsung oleh pemuda Desa Bandungrejo, yaitu Karang Taruna Lima Bersaudara. IDFoS Indonesia selaku mitra PEPC, melakukan pendampingan dalam pengisian kandang ayam petelur tersebut bersama para penerima manfaat program.

Baca juga:  Pengembangan SID Tak Hanya Fokus Daerah Ring 1

Seminggu sebelum pengisian ayam petelur, pengelola melakukan pembersihan area kandang. Mulai dari pembersihan penampungan air minum, pembersihan tempat pakan dan pipa minum, hingga sterilisasi kandang. Semua terlaksana secara gotongroyong sama oleh pemuda pemudi Karang Taruna Lima Bersaudara Desa Bandungrejo.

Pada Sabtu (21/1/2023) pukul 20.00 WIB, para pemuda Karang Taruna berkumpul di lokasi kandang untuk bermalam di gudang penyimpanan sebagai persiapan kedatangan pullet ayam petelur. Pullet ayam petelur tiba pukul 03.30 WIB di lokasi kandang ayam yang dikelola oleh Kartar Lima Bersaudara.

Pagi Buta, Gotong Royong Isi Kandang Ayam Petelur

Kegiatan penempatan ayam ke kandang mulai penurunan dari truk angkut, penimbangan, pengangkutan, pencatatan penempatan ayam pada baterai-baterai di dalam kandang, pemberian antistress, pengisian air minum, dan pemberian pakan dilakukan oleh kelompok dan didampingi oleh pendamping peternakan dari IDFoS indonesia, hingga proses pengisian kandang tersebut selesai pada pukul 08.00 WIB, keesokan harinya. (den/yok)

Baca juga:  Hasil Produksi “DMS” Mengalami Tren Naik