STAI Al Hikmah Launching PSGA

TUBAN – Undang-undang menegaskan, setiap anak berhak untuk mendapatkan perlindungan hukum dari segala bentuk kekerasan fisik atau mental, penelantaran, perlakuan buruk, dan pelecehan seksual selama dalam pengasuhan orang tua atau walinya, atau pihak lain manapun yang bertanggung jawab atas pengasuhan anak tersebut.

IDFoS hadiri launching Pusat Study Gender dan Anak Stai Al Hikmah Tuban

Hal tersebut disampaikan Pengasuh Pondok Pesantren Daruttauhid Al Alawi, Aminoto, dalam acara launching dan seminar Pusat Study  Gender dan Anak (PSGA) Sekolah Tinggi Agama Islam Al Hikmah, Singgahan, Tuban, Selasa (26/4/2016).

Bertempat di salah satu ruangan kelas, acara launching dan seminar dengan tema “Selamatkan Anak dari Penyimpangan Seksual” dihadiri oleh beberapa institusi. Seperti, perguruan tinggi di Tuban dan Bojonegoro, organisasi ektra kampus di Tuban dan Bojonegoro, organisasi masyarakat, dan lembaga swadaya masyarakat di wilayah Tuban dan Bojonegoro.

Baca juga:  Mentransformasikan OGP dalam Pelayanan Publik

IDFoS mendapatkan kesempatan untuk menghadiri undangan tersebut, yang diwakili oleh Laily Mubarokah. Acara launcing dan seminar dimulai pada pukul 09.07 WIB.

Pusat Study Gender dan Anak STAI Al Hikmah merupakan bentuk pengabdian masyarakat dan penelitian yang berangkat dari latar belakang masih banyaknya ketimpangan peran laki laki dan perempuan  yang terjadi di masyarakat. Termasuk maraknya kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak.

Dengan adanya PSGA, diharapakan akan mampu menjadi lembaga yang responsif, berperan aktif dan antisipatif terhadap permasalahan tersebut demi meningkatkan kesejahteraan dan terciptanya keadilan di masyarakat hal itu sesuai dengan visinya, yakni “Menjadi pusat studi gender dan anak yang berperspektif Islam dan sesuai dengan falafah Pancasila, dalam upaya mewujudkan masyarakat adil gender”.

Baca juga:  Kumpul Bareng Alumni Program Kewirausahaan

Launching dan seminar tersebut menghadirkan tiga narasumber. Yakni, Hj. Fathonah K. Daud, Lc,M.Phil, Laily Hidayati, S.Psi, M.Psi, dan Pengasuh Ponpes Daruttauhid, Aminoto. (iwd/yok)