Terapkan Akuntabilitas untuk wujudkan pengelolaa keuangan yang Baik
Ketika suatu program berakhir, kegiatan yang harus dilakukan adalah pelaporan termasuk pelaporan pengunaan dana atau LPD, seperti halnya yang diberlakukan pada program PATRA DAYA (Program Aksi Kemitraan untuk Pemberdayaan Masyarakat). Pada saat program berakhir Tim Pelaksana Program atau TPP yaitu perwakilan dari masyarakat yang dipilih untuk menjalankan program membuat pelaporan keuangan sejak program dimulai hingga berakhir. Dalam proses pembuatan laporan tersebut TPP didampingi oleh pendamping ekonomi dari IDFoS, tugas pendamping tersebut antara lain untuk memfasilitasi masyarakat dalam membuat pelaporan yang sesuai dengan standart akuntansi yang berlaku sehingga laporan penggunaan dana dalam program tersebut benar- benar dapat dipertangungjawabkan.
Program Patra Daya merupakan program yang didanai oleh CSR Exxon Mobil Cepu Limited, dimana dana yang digunakan merupakan sharing dari beberapa institusi dibawah naungan SKK Migas sehingga pelaporan keuangannya menggunakan audit sector public. Untuk dapat memastikan bahwa pengelolaan keuangan berjalan dengan baik maka fungsi akuntabilitas dan audit atas pelaporan keuangan sektor publik harus diperhatikan, pelaporan keuangan ini menggunakan format yang sesuai dengan standar akuntansi yang berlaku ,Tim Pelaksana Program difasilitasi oleh pendamping untuk membuat buku kas, buku Bank dan Neraca. Dalam buku kas terdapat aktifitas keuangan organisasi setiap harinya seperti kas masuk dan keluar, selain buku kas dibuat juga Buku Bank dalam buku bank ini mencatat aktivitas keuangan yang terdapat dalam rekening bank, transfer masuk dan keluar, selain kedua form keuangan tersebut pendamping juga memfasilitasi untuk membuat Neraca realisasi yang didalamnya terdapat perbandingan antara rencana dan realisasi keungan, selain form form tersebut dalam laporan penggunaan keuangan itu juga disertai bukti- bukti pendukung seperti Nota dan kwitansi.