CERIA, Ibu-Ibu Petani Tembakau Desa Mentawar Mahir Bikin Keripik dan Siap Mandiri

Lamongan – Sabtu, 27 September 2025, PT Alliance One Indonesia (AOI) dan IDFoS Indonesia sukses menyelenggarakan pelatihan pembuatan keripik untuk kelimpok ibu-ibu petani tembakau sebagai bagian dari Program Child Labor Eradication Initiative in Tobacco Area (CERIA). Komitmen untuk memberdayakan perempuan dan meningkatkan ekonomi keluarga petani terwujud di Desa Kedungmentawar, Kecamatan Ngimbang, Lamongan.
Program CERIA dirancang untuk menciptakan peluang pendapatan baru bagi perempuan desa dan mendukung upaya penghapusan pekerja anak di sektor tembakau.
Antusiasme peserta sangat tinggi, dan hasilnya pun memuaskan. Di bawah bimbingan pelatih Berlian Agung, ibu-ibu petani tembakau tidak hanya belajar teori, tetapi langsung praktik membuat berbagai olahan keripik.

Mereka berhasil menguasai teknik pembuatan keripik pisang, keripik singkong, dan keripik talas. Keberhasilan ini menjadi modal berharga bagi ibu-ibu untuk memiliki sumber penghasilan tambahan dan tidak lagi bergantung sepenuhnya pada hasil panen tembakau.
Berlian Agung selaku pelatih, menekankan bahwa memiliki usaha sampingan adalah kunci kemandirian finansial. Peserta juga dibekali tips penting tentang manajemen produksi yang efisien dan strategi pemasaran agar produk mereka laku di pasaran.
Kepala Desa Kedungmentawar, Suyami, menyampaikan rasa terima kasih mendalam atas terpilihnya desa mereka. “Kami sangat bersyukur atas kesempatan ini. Kami yakin, dengan keterampilan baru ini, ekonomi keluarga kami akan meningkat,” ungkap beliau penuh harap.
PT AOI menunjukkan komitmennya sebagai perusahaan yang peduli, sementara IDFoS Indonesia berperan sebagai fasilitator. Puput Cahyono, Manajer Program IDFoS Indonesia, menjelaskan bahwa pelatihan ini adalah langkah untuk memastikan kesejahteraan dan kemandirian ibu-ibu di Desa Mentawar.
Dengan semangat dan keterampilan yang telah didapat, ibu-ibu petani tembakau kini siap mengelola usaha mereka sendiri, mewujudkan keluarga yang lebih mandiri, sejahtera, dan tangguh secara ekonomi.



