LMDH Ngasem Barokah Panen Cabai Rawit, Hasilkan 5 Kilogram Jelang Ramadan

Bojonegoro – Kelompok Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH) Ngasem Barokah melaksanakan panen cabai rawit di kawasan hutan Petak 52-A1, Desa Ngasem, pada Kamis (5/2/2026). Panen harian tersebut menghasilkan sekitar 5 kilogram cabai rawit, yang dipetik langsung oleh Ibu Muslih, pengelola lahan sekaligus istri dari Pak Muslih, anggota LMDH.
Cabai hasil panen tersebut dijual ke toko-toko kelontong di sekitar desa dengan harga Rp 40.000 per kilogram. Harga tersebut dinilai cukup menguntungkan karena panen dilakukan menjelang bulan ramadhan, periode dimana harga kebutuhan pangan, termasuk cabai, cenderung meningkat.
“Alhamdulillah, panen cabai kali ini waktunya pas menjelang ramadhan. Harga sedang naik, jadi cukup menguntungkan bagi LMDH,” ujar Syarif, pendamping lapangan.
Lahan cabai rawit ini merupakan bagian dari Program Biru Langit Jambaran Tiung Biru melalui Agrosilvopastura, yang diprakarsai oleh PT Pertamina EP Cepu Zona 12. Program tersebut bertujuan mendorong pemanfaatan kawasan hutan secara produktif dan berkelanjutan.
Panen cabai rawit ini menjadi salah satu hasil nyata dari upaya pemberdayaan masyarakat desa hutan dalam meningkatkan ketahanan ekonomi keluarga. Selain memberikan tambahan pendapatan, kegiatan pertanian hortikultura juga diharapkan dapat memperkuat kemandirian pangan masyarakat sekitar kawasan hutan.



