,

Berdayakan Pemuda Bandungrejo melalui Usaha Ayam Petelur

Berdayakan Pemuda Bandungrejo melalui Usaha Ayam Petelur

Berdayakan Pemuda Bandungrejo melalui Usaha Ayam PetelurBOJONEGORO – Berlangsung pada Selasa (6/9/2022), IDFoS Indonesia bersama PT. Pertamina EP Cepu menggelar Sosialisasi Program Wismandi (Wira Usaha Mandiri Berdikari) di Balaidesa Desa Bandungrejo, Kecamatan Ngasem, Kabupaten Bojonegoro.

Turut hadir dalam sosialisasi perwakilan dari Dinas Sosial Bojonegoro, Dinpora Bojonegoro, DPMD Bojonegoro, Disnakkan Bojonegoro, Camat Ngasem,, PEPC, Kepala Desa Bandungrejo, BPD,Perangkat desa, BUMDesa Bandungrejo, Karang Taruna, Pendamping BUMDesa  serta tim IDFoS Indonesia.

Program “Wismandi” merupakan salah satu bentuk komitmen PT. Pertamina EP Cepu  dalam mengembangan potensi dari masyarakat di wilayah operasinya.

Agenda sosialisasi ini merupakan tahap awal pelaksanaan program usai dilaksanakannya koordinasi. Program “Wismandi” bertujuan untuk meningkatkan mata pencaharian masyarakat melalui pemberdayaan para pemuda desa yang terhimpun dalam wadah Karang Taruna Bandungrejo.

Baca juga:  BUMDes Makmur Rejo Gelar Laporan Kinerja

Kegiatan usaha yang akan dijalankan oleh Karang Taruna  adalah usaha yang berbasis potensi lokal atau usaha yang sudah ada dan terbukti berjalan di Desa Bandungrejo yaitu Budidaya ayam petelur.

Sosialisasi diawali dengan pemaparan program, tahapan pelaksanaan program serta penyampaian dukungan dan harapan dari para stakeholder yang hadir.

Dalam kesempatan tersebut pihak Pemerintah Desa memberikan arahan kepada Karang Taruna, agar unit usaha yang akan dikerjakan bisa berjalan secara continue.

Selain itu, pihak PEPC Zona 12 memotivasi Karang Taruna dan berharap  Karang Taruna bisa kompak untuk keberhasilan usaha budidaya ayam petelur serta penghasilan dari usaha ayam petelur dapat digunakan oleh karang taruna untuk membuat even-even tertentu.

Baca juga:  Kolaborasi untuk Percepatan Vaksinasi Masyarakat Samin Dusun Jepang

Dinas terkait yang hadir juga memberikan dukungan, berupa program  ada di lingkup Dinas yang bisa diakses serta berkolaborasi pada karangtaruna penerima program.

Diharapkan, dari program yang telah terencana dengan baik dan terukur serta sinergi antara karang taruna, kelompok peternak, dan BUMDes dapat memberikan kontribusi pada ketahanan pangan di Bojonegoro agar menjadi lebih baik lagi. (ika/yok)