Eks Pemilik Tanah Siap Gotong Royong Bangun Crown

Rembug tani desa bangunrejo kecamatan soko kabupaten Tuban

Selasa (01/08/2023) IDFoS Indonesia bersama ExxonMobil Cepu Limited menggelar agenda Rembug Tani rangkaian dari Program Peningkatan Kesadaran Keselamatan Pipa Minyak Banyu Urip Melalui Pendampingan Pertanian 2023 di pendopo Desa Bangunrejo, Soko, Tuban.

Kegiatan rembug diikuti oleh para petani penggarap (eks pemilik tanah) Desa Bangunrejo sejumlah 21 orang, serta dihadiri oleh perwakilan Dinas Pertanian Kabupaten Tuban, Sekretaris Desa, Pihak EMCL dan IDFoS Indonesia.

Pada kegiatan yang di laksanakan pada siang hari tersebut terdapat dua pembahasan yakni mengenai keamanan dan keselamatan jalur pipa minyak Banyu Urip serta penanganan isu-isu pertanian di sekitar jalur pipa.

Dalam kesempatan tersebut perwakilan Dinas Pertanian Bapak Akhwan menyampaikan pada petani untuk mengurangi penggunaan pupuk serta obat-obatan kimia pada lahan pertanian, karena menyebabkan tanah tidak subur.

Baca juga:  Hasil Produksi “DMS” Mengalami Tren Naik

Kemudian ia menyarankan pula untuk perlahan-lahan mengganti dengan pupuk dan obat-obatan organik, serta secara singkat memaparkan tata cara pembuatan dan penggunaanya. Ia juga menyampaikan bahwa akan ada pendataan buruh tani untuk BPJS Ketenagakerjaan.

Dalam rembug diketahui bahwa masalah yang dihadapi petani Desa Bangunrejo yaitu kurangnya pasokan pupuk serta adanya hama sundep dan potong leher yang sampai saat ini belum tau cara efektif penanganannya.

Kemudian disepakati bahwa para petani penggarap siap untuk menjaga keamanan pipa dan sepakat untuk gotong-royong membangun kembali crown (gundukan) yang    hilang.

Dengan tinggi dan lebar gundukan akan disamaratakan yaitu setinggi 50 cm dan lebarnya 100 cm. Selain untuk akses lalulintas security, gundukan tersebut nantinya juga dapat digunakan petani untuk akses waktu panen juga pengangkutan pupuk danlain sebagainya.

Baca juga:  Wujudkan Pemerintahan Terbuka, Bojonegoro Perlu Jamin Partisipasi

Pihak EMCL, Joni Wicaksono memberikan apresiasi adanya pengurukan tanah (pedel) di atas crown secara gotong royong yang telah dilaksanakan sebelumnya, ia menyampaikan bahwasanya akan ada tindak lanjut/ follow up dari hasil rembug.

Ahmad Muhajirin (IDFoS Indonesia) mengapresiasi antusiasme pemerintah Desa dan para penggarap atas usulan-usulan yang disampaikan, ia menyampaikan bahawasanya dengan diperbolehkannya pemanfaatan lahan jalur pipa diharapkan dapat menjadi semangat untuk menjaga keselamatan dan keamanan jalur ROW bersama-sama.