IDFoS Indonesia Hadir dalam Rapat Tahunan PAACLA 2024

Surabaya, 5 Desember 2024 – IDFoS Indonesia turut berpartisipasi dalam Seminar Nasional & Rapat Tahunan PAACLA Indonesia 2024, yang berlangsung pada 4–5 Desember 2024 di Hotel Santika Premiere Gubeng, Surabaya.
Kegiatan ini mengusung tema “Memperkuat Kemitraan untuk Mewujudkan Pertanian Berkelanjutan Tanpa Pekerja Anak Menuju Indonesia Emas 2045”.
Dalam kesempatan ini, IDFoS Indonesia diwakili oleh Ketua IDFoS Indonesia,Joko Hadi Purnomo dan Ahmad Muhajirin, koordinator Divisi Advokasi Kebijakan Publik dan Lingkungan Hidup. Seminar ini menjadi wadah bagi berbagai pemangku kepentingan untuk berbagi praktik terbaik dalam upaya penanggulangan pekerja anak di sektor pertanian, sekaligus memperkuat kerangka kebijakan bisnis dan HAM.
Menurut Joko Hadi Purnomo, seminar dan laporan tahunan ini menjadi momen strategis untuk membangun komitmen di antara semua pemangku kepentingan dalam penghapusan pekerja anak, terutama di sektor-sektor yang sudah memiliki komitmen kuat seperti tembakau dan kakao. Selain itu, acara ini juga mendalami sub-isu di sektor pertanian lainnya, seperti perikanan, dan mendorong perluasan keanggotaan PAACLA, baik dari masyarakat sipil, perusahaan, maupun pemerintah.

“Seminar ini juga membahas tantangan budaya di beberapa sektor, di mana banyak anak enggan bersekolah. Untuk menghapus pekerja anak, salah satu upaya utamanya adalah memastikan anak-anak tetap bersekolah dan mendapatkan pengetahuan, karena jika tidak, mereka tidak akan memiliki kesempatan belajar di tempat kerja mereka,” ujar Joko Hadi Purnomo.
Selain itu, Joko juga menyampaikan bahwa IDFoS Indonesia telah diusulkan untuk menjadi anggota PAACLA. PAACLA sendiri adalah aliansi multi-pihak yang melibatkan berbagai pemangku kepentingan, termasuk CSO, asosiasi masyarakat sipil, pemerintah, dan perusahaan yang berkomitmen menghapus pekerja anak di sektor pertanian.
Joko juga menyoroti keberhasilan IDFoS Indonesia melalui program CERIA (Child Labor Eradication Initiative in Tobacco Area), yang bekerja sama dengan PT AOI. Program ini menitikberatkan pada kegiatan extra di luar sekolah bagi anak-anak, seperti bimbingan belajar bahasa Inggris, calistung, dan matematika, guna memastikan anak-anak tidak kembali bekerja. Di samping itu, program ini juga memberdayakan ibu-ibu melalui pelatihan dan inisiatif ekonomi untuk mengurangi ketergantungan keluarga pada kontribusi anak-anak dalam pekerjaan di sektor tembakau.
Acara rapat tahunan ini sangat mendorong potensi kolaborasi yang lebih luas dalam mewujudkan sektor pertanian yang berkelanjutan tanpa pekerja anak, sekaligus mendukung visi Indonesia Emas 2045.



