,

IDFoS Indonesia Perkuat Eksistensi Gerakan Masyarakat Sipil Jawa Timur

MALANG – IDFoS Indonesia turut ambil bagian dalam Pertemuan Konsolidasi Gerakan Masyarakat Sipil Jawa Timur yang digelar di Pusat Pastoral Keuskupan Malang (PPKM), Kota Malang, pada 30–31 Juli 2026. Kehadiran IDFoS Indonesia dalam forum yang mempertemukan berbagai organisasi masyarakat sipil dari sejumlah daerah di Jawa Timur tersebut diwakili oleh Direktur IDFoS Indonesia, Dr. Joko Hadi Purnomo, SE., M.Si., ME.

Kegiatan strategis ini diinisiasi oleh Yayasan Epicentrum Program Inovasi dan Kolaborasi (EPIK) / Yayasan Penabulu dan Jaringan Kemanusiaan Jawa Timur (JKJT) berkolaborasi dengan Yayasan Penabulu serta Civil Engagement Alliance (CEA) Nasional. Mengusung tema “Membangun Imajinasi Kolektif mengenai Ruang Gerak dan Keterlibatan Masyarakat Sipil yang Efektif”, forum ini menjadi wadah refleksi sekaligus penyusunan agenda kolaborasi regional. 

Baca juga:  Kampanye Pertama, Sasar Ibu PKK Desa Mojodelik

Acara tersebut dihadiri oleh puluhan perwakilan organisasi masyarakat sipil (OMS) dan komunitas dari berbagai daerah di Jawa Timur, seperti Surabaya, Kediri, Tuban, Jember, Situbondo, Ponorogo, Sidoarjo, Ngawi, Bojonegoro, dan Malang. 

Forum tersebut menjadi ruang konsolidasi bagi organisasi masyarakat sipil untuk merefleksikan kondisi ruang gerak masyarakat sipil (civil society space) dan keterlibatan publik di Jawa Timur, sekaligus menyusun agenda kolaborasi strategis untuk memperkuat gerakan masyarakat sipil di tingkat regional.

Dalam pertemuan tersebut, peserta memetakan berbagai tantangan yang dihadapi masyarakat sipil, termasuk keterbatasan ruang kebebasan sipil, akses terhadap proses kebijakan publik, perlindungan aktivis, hingga fragmentasi antar organisasi. Di sisi lain, forum juga melihat peluang penguatan solidaritas jaringan, pertukaran pengetahuan, advokasi kolektif, serta gerakan berbasis data dan riset.

Baca juga:  Pihak Eksekutif tak Setuju Masukan Aliansi terkait Raperda TJSP

Kehadiran IDFoS Indonesia menjadi bagian dari upaya memperkuat posisi dan jejaring organisasi di tingkat Jawa Timur. Sebagai organisasi masyarakat sipil yang berbasis di Bojonegoro, IDFoS Indonesia selama ini aktif dalam isu pembangunan masyarakat, pendidikan, perlindungan anak, pemberdayaan perempuan, lingkungan, serta penguatan ekonomi masyarakat.

Melalui forum konsolidasi ini, IDFoS Indonesia berkesempatan bertukar pengalaman dan gagasan bersama organisasi masyarakat sipil dari berbagai wilayah di Jawa Timur. Pertemuan juga menjadi ruang untuk membangun jejaring kolaborasi lintas isu dan wilayah dalam merespons tantangan pembangunan serta memperkuat keterlibatan masyarakat dalam proses kebijakan publik.