,

IDFoS Indonesia & STIKes Rajekwesi Perkuat Sinergi Cegah Perkawinan Anak di Bojonegoro

Bojonegoro, 23 April 2025 — Perwakilan IDFoS Indonesia, Laily Mubarokah, melakukan kunjungan silaturahmi ke STIKes Rajekwesi Bojonegoro. Kehadiran Laily disambut hangat oleh tim LPPM STIKes yang diwakili Ari Affandi dan Sri Mulyani.

Pertemuan ini bertujuan mempererat kerjasama kelembagaan sekaligus menindaklanjuti hasil riset terbaru tentang faktor risiko perkawinan anak di Kabupaten Bojonegoro. Kedua pihak sepakat menjadwalkan sounding policy brief kepada instansi terkait seperti Dinas Kesehatan, Dinas Pendidikan, DP3AKB, Kemenag dan Pengadilan Agama. Dokumen tersebut memuat rekomendasi kebijakan berbasis temuan riset guna memperkuat upaya pencegahan perkawinan anak di wilayah ini.

IDFoS Indonesia dan STIKes Rajekwesi juga berkomitmen mendaftarkan Hak Kekayaan Intelektual (HAKI) atas hasil riset sebagai bentuk perlindungan terhadap karya ilmiah dan inovasi yang telah dihasilkan.

Baca juga:  IDFoS Indonesia Ikuti Pra Penilaian PPA Award Jawa Timur 2025, Komitmen Tekan Perkawinan Anak

Dalam kesempatan itu, Laily Mubarokah memaparkan rencana kampanye edukatif di sekolah‑sekolah kawasan hutan (wilayah dengan angka perkawinan anak yang relatif tinggi). Kampanye ini menekankan perlindungan hak anak, khususnya akses pendidikan dan pencegahan pernikahan usia dini.

“Kami berharap rekomendasi kebijakan ini segera bertransformasi menjadi regulasi yang melindungi hak‑hak anak di Bojonegoro dan sekitarnya,” ujar Laily Mubarokah.

“STIKes Rajekwesi siap menindaklanjuti temuan riset melalui edukasi kesehatan reproduksi dan pencegahan perkawinan anak, terutama bagi remaja SMP dan SMA,” tambah Sri Mulyani.