IDFoS Tuan Rumah Sinergi Program Pengembangan Ekonomi Masyarakat

BOJONEGORO – Institute Development of Society (IDFoS) Indonesia dipercaya sebagai tuan rumah pertemuan rutin sinergi program pengembangan ekonomi masyarakat mitra operator Blok Cepu Exxon Mobil Cepu Limited (EMCL).

Pertemuan ini dilaksanakan pada Kamis (18/2/2016) pukul 14.00 WIB di ruang pertemuan IDFoS, Jl. Sersan Mulyono No. 35 Bojonegoro. Salah satu agenda pertemuan adalah membahas progres dan evaluasi program pengembangan ekonomi masyarakat masing-masing lembaga.

Pertemuan tersebut diikuti oleh delapan lembaga mitra EMCL. Yakni, Bina Swadaya (Livelihood), Mercycorps, Kopernik, Bimantari (KBSR)/Pena Bulu, Ademos (Batik), IDFoS (Waste Management), dan Trukajaya.

Public Affairs EMCL, Jony Wicaksono sebagai pembuka acara menuturkan, pertemuan ini merupakan agenda rutin yang diadakan untuk membahas progres program yang didampingi oleh masing-masing lembaga.

Baca juga:  Rembug Warga Sosialisasi Pelaksanaan Program

Fokus pembahasannya meliputi capaian kegiatan program, kendala internal, dan follow up-nya. Kemudian, tantangan dan follow up-nya, peluang dan kesempatan. Serta, bentuk sinergi yang akan dilakukan bekerja sama dengan lembaga lainnya.

Dalam kegiatan tersebut, masing-masing lembaga mempresentasikan program yang didampinginya dan menjelaskan capaian program, kendala, tantangan, tindak lanjut yang akan dilakukan.

Selain itu, dalam diskusi tersebut juga membahas bagaimana bentuk sinergi atau kerja sama yang akan dilakukan antar lembaga ini.

Khudhory, dari lembaga Ademos mengungkapkan, dengan adanya sinergi program pengembangan ekonomi antarlembaga ini harapannya membuat dampak ekonomi akan cepat dirasakan oleh masyarakat.

Masing-masing lembaga memiliki program yang berbeda untuk mengembangkan ekonomi masyarakat. Seperti, Pusat Inkubasi Bisnis dengan program asosiasi bisnis dengan produk ternak kroto, lele, dll.

Baca juga:  Ajak Warga Ubah Perilaku Hidup Bersih dan Sehat

Kemudian, Ademos dengan program Batik Jonegoroannya. Kopernik dengan program teknologi tepat guna dan IDFoS sendiri dengan program persampahan untuk ekonomi alternatif. (iwd/yok)