Penebaran 8.400 Benih Ikan Tandai Dimulainya Budidaya Keramba Jaring Apung Sawahan

Tuban — Budidaya ikan system keramba jarring apung di Desa Sawahan, Kecamatan Rengel, Kabupaten Tuban, resmi dimulai dengan penebaran benih ikan nila dan tawes pada Minggu, 21 Desember 2025. Kegiatan ini didampingi oleh tim pendamping bersama Manajer Program serta dari Penyuluh Perikanan Kabupaten Tuban sebagai bagian dari Program Harmoni Keramba Desa oleh PT Pertamina EP Sukowati Field Zona 11 bersama IDFoS Indonesia.
Khusnul Khotimah, pendamping program menyampaikan bahwa, “Sebelum benih ditebar, dilakukan proses aklimatisasi atau adaptasi ikan, meliputi penyesuaian suhu dan pH air.”
“Selain itu, dilakukan penimbangan sampel bobot ikan untuk menentukan dosis awal pemberian pakan. Langkah ini bertujuan meminimalkan stres ikan dan meningkatkan tingkat kelangsungan hidup,” imbuhnya.

Sebanyak empat unit keramba apung digunakan dalam budidaya tahap awal ini. Setiap keramba diisi total 2.100 ekor ikan, terdiri dari ikan nila dan tawes, sehingga keseluruhan benih yang ditebar mencapai 8.400 ekor. Budidaya keramba ini akan dikelola oleh sembilan anggota Kelompok Perikanan Mina Lestari Sawahan.
Pada kesempatan yang sama, Manajer Program Sunariyo menyampaikan “Penebaran benih akan dilakukan bertahap, untuk tahap ini sebanyak 4.200 bibit ikan nila dan tahap selanjutnya 4.200 ekor bibit ikan tawes.”
Melalui kolaborasi antara masyarakat, pemerintah desa, dinas terkait, PT Pertamina EP Sukowati Field Zona 11, dan IDFoS Indonesia, Program Harmoni Keramba Desa diharapkan mampu menjaga ketersediaan stok ikan, mengurangi praktik penangkapan ikan berbahaya seperti setrum, serta memperkuat ketahanan ekonomi masyarakat Desa Sawahan dalam jangka panjang.



