Evaluasi Program PPM PEPC Zona 12: Tinjau Capaian dan Tantangan di Tahun 2024

Bojonegoro, 31 Desember 2024 — PT Pertamina EP Cepu (PEPC) Zona 12 bersama IDFoS Indonesia menggelar evaluasi tahunan Program Pengembangan Masyarakat (PPM). Kegiatan ini berlangsung di meeting room Hotel Wisata MCM Bojonegoro, pukul 10.00 hingga 13.00 WIB.
Hadir dalam evaluasi ini Ketua IDFoS Indonesia, Manajer Program, Manager Keuangan, tim pendamping lapangan, serta perwakilan dari PEPC Zona 12. Pertemuan ini bertujuan untuk meninjau capaian pelaksanaan program PPM sepanjang tahun 2024, sekaligus mendiskusikan kendala atau tantangan yang dihadapi dan rencana ke depan.
Dua program utama yang menjadi fokus evaluasi adalah Program Agrosilvopastura (Pesona Hutan) dan Program WISMANDI (Wirausaha Muda Mandiri Berdikari). Program Pesona Hutan berorientasi pada pengelolaan hutan berbasis pemberdayaan masyarakat melalui budidaya hortikultura, peternakan, dan kehutanan yang berlokasi di kawasan hutan Petak 52-A1 Desa Ngasem. “Hingga saat ini, sudah ribuan pohon tertanam di lahan konservasi,” kata Syarif, pendamping program.
Selain itu, untuk budidaya kambing saat ini menerapkan sistem breeding karena sistem ini yang paling cocok diterapkan untuk mendukung agrosilvopastura di kawasan hutan, jelas Prasetya.
Program Wirausaha Muda Mandiri Berdikari, merupakan program pengelolaan budidaya ayam petelur oleh Karang Taruna Lima Bersaudara di Desa Bandungrejo, Kecamatan Ngasem, Bojonegoro. Program saat ini disamping mengembangkan budidaya ayam petelur juga dikembangkan hilirisasi produk turunan telur, yaitu olahan tepung telur berupa kudapan putih telur dan tepung telur.
Puput Cahyono, Manajer Program WISMANDI, menyampaikan bahwa produk tepung telur sudah beberapa kali dilakukan uji coba dan saat ini sedang dalam proses pengajuan berbagai perijinan. “Selain itu, pembangunan fasilitas kandang baru diperkirakan akan selesai pada pertengahan bulan Januari,” ujar Puput.
Hasil dari evaluasi ini diharapkan dapat menjadi landasan untuk menyusun strategi yang lebih efektif di tahun 2025. Dengan sinergi yang solid antara PEPC Zona 12, IDFoS Indonesia, dan masyarakat, program PPM diharapkan terus memberikan kontribusi berkelanjutan bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat di wilayah Bojonegoro.



