Pertamina Regional 4 Lakukan Monitoring dan Evaluasi Program Agrosilvopastura

Ngasem – Rabu (10/12/2025) Pertamina Regional 4 melakukan monitoring dan evaluasi (monev) terhadap pelaksanaan Program Biru Langit Jambaran Tiung Biru melalui Agrosilvopastura. Kegiatan ini berlangsung di Pos Mbah Latin, Desa Ngasem, Kecamatan Ngasem, Bojonegoro, dan dihadiri oleh tim Pertamina, tim IDFoS Indonesia, serta perwakilan Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH).

Monev tersebut membahas perkembangan pelaksanaan Agrosilvopastura yang mencakup tiga fokus utama, yakni budidaya kambing, pertanian hortikultura, serta pengelolaan tanaman kehutanan yang mulai ditanam pada periode Desember ini.

Selain itu Pertamina menyoroti kondisi harga semangka yang sempat anjlok pada musim panen sebelumnya. Pertamina menyarankan agar kelompok memiliki kalender tanam dan kalender penjualan agar panen dilakukan pada periode harga tinggi. 

Baca juga:  Fasilitas Trotoar Desa Ngampel Resmi Diserahterimakan

Harapannya, untuk tanaman cabai, panen bisa dilakukan saat bulan puasa, ketika harga-harga kebutuhan cenderung naik

Dalam sesi diskusi, ketua LMDH Ngasem Barokah, Wiji, menyampaikan bahwa kendala utama anggota dalam menjalankan program adalah akses jalan menuju kawasan Agrosilvopastura yang masih terbatas dan perlu perbaikan untuk menunjang mobilitas kegiatan.

Selain itu, para anggota juga memberikan penjelasan terkait budidaya kambing. Saat ini, kelompok akan melakukan uji coba dengan tujuh ekor kambing, sesuai jumlah anggota yang terlibat langsung dalam pemeliharaan. Uji coba ini menjadi langkah awal untuk melihat efektivitas kombinasi peternakan dan konservasi tanaman dalam skema silvopastura.

Monitoring dan evaluasi tersebut menjadi sarana bagi Pertamina dan IDFoS Indonesia untuk memastikan program berjalan sesuai rencana serta memperkuat strategi pengembangan Agrosilvopastura sebagai model pengelolaan kawasan hutan yang berkelanjutan.

Baca juga:  Diskusi Action Plan SPAK