,

IDFoS Indonesia Bekali Mahasiswa Magang dengan Pelatihan Penulisan Berita

BOJONEGORO – IDFoS Indonesia menggelar sesi kedua Capacity Building bagi mahasiswa magang dengan materi Penulisan Berita pada Selasa (4/8/2026), pukul 13.00–15.00 WIB di Kantor IDFoS Indonesia. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kapasitas mahasiswa magang dalam bidang jurnalistik sebagai bekal mendokumentasikan dan mengkomunikasikan berbagai program serta kegiatan IDFoS Indonesia kepada masyarakat.

Materi disampaikan oleh Ika Imaniyatin, S.Pd., Staf Divisi Riset, Publikasi, dan Kehumasan IDFoS Indonesia. Dalam pelatihan tersebut, peserta dikenalkan dengan dasar-dasar penulisan berita, mulai dari pengertian berita, fungsi berita, unsur 5W+1H, struktur penulisan berita, hingga praktik menyusun berita yang informatif serta mudah dipahami.

Ika menjelaskan bahwa selama menjalani masa magang, mahasiswa akan terlibat dalam berbagai aktivitas organisasi, seperti pendampingan program, pertemuan dengan masyarakat, koordinasi bersama mitra, hingga kegiatan advokasi. Menurutnya, setiap aktivitas tersebut memiliki nilai informasi yang layak dipublikasikan, sehingga diperlukan kemampuan untuk mengolah fakta menjadi tulisan yang akurat, faktual, dan menarik dibaca.

Baca juga:  EMCL dan IDFoS Rampungkan Pelatihan Strategi Komunikasi dan Pelaporan Program bagi Mitra Pendamping PPM

Kunci sederhananya adalah mencari faktanya, memahami unsur 5W+1H, menentukan informasi yang paling penting, menyusun berita dengan struktur yang jelas, serta tidak lupa melakukan verifikasi sebelum dipublikasikan,” ujar Ika.

Selain penyampaian materi, peserta juga diajak memahami penerapan konsep piramida terbalik dalam penulisan berita. Melalui metode ini, informasi yang paling penting ditempatkan pada bagian awal tulisan, kemudian diikuti dengan penjelasan dan informasi pendukung sehingga memudahkan pembaca memahami inti peristiwa.

Sebagai penutup, mahasiswa magang diberikan tugas praktik menyusun berita berdasarkan sebuah studi kasus. Latihan tersebut bertujuan mengasah kemampuan peserta dalam menerapkan materi yang telah dipelajari, mulai dari menggali fakta, menyusun unsur 5W+1H, hingga menghasilkan berita yang sesuai dengan kaidah jurnalistik.

Baca juga:  Program AKSI SEHAT