,

IDFoS-STIKES Samakan Persepsi Riset Perkawinan Anak di Bojonegoro

Siang ini, Kamis (4/4/2024) IDFoS Indonesia berkunjung ke STIKES Rajekwesi Bojonegoro. Selain untuk bersilaturrahmi dibulan Ramadhan, pertemuan kali ini juga bertujuan untuk sharing menyamakan persepsi terkait kegiatan kolaborasi yang dilakukan oleh IDFoS dan STIKES.

Kedatangan IDFoS disambut hangat oleh Ketua Stikes Rajekwesi Ibu Dwi Agung Susanti. Bliau sangat berterimakasih atas berjalannya kerjasama ini, “riset ini merupakan pilot projek bagi kami bermitra dengan selain institusi,” ucapnya.

Ketua IDFoS Indonesia, Joko Hadi Purnomo mengungkapkan, riset dan pengabdian sangat melekat dengan IDFoS. Kami mengalami, melihat dan merasakan ada gep antara pegiat NGO dengan akademisi.

“Dengan adanya kolaborasi ini, IDFoS memiliki dua harapan, riset terkait perkawinan anak ini bisa menjadi sarana kebijaksanaan (policy brief) untuk pemerintah kabupaten Bojonegoro. Kemudian yang kedua, Akademisi bisa menjadi peneliti yang memenuhi kaidah penulisan dan hasilnya bisa menjadi jurnal ilmiah,” tambahnya.

Baca juga:  IDFoS Indonesia & STIKes Rajekwesi Perkuat Sinergi Cegah Perkawinan Anak di Bojonegoro

Metode penelitian yang digunakan dalam riset perkawinan anak yakni metode kuantitatif dengan teknik pengumpulan data berupa survey persepsi dan menambah kedalamannya dengan  FGD (Focus Group Discussion).

Hasil dari pertemuan tersebut, rencananya pengumpulan data akan dilaksanakan bulan April ini dengan menerjunkan 42 surveyor mahasiswa STIKES Rajekwesi untuk meneliti 310 responden yang tersebar di Bojonegoro. Selain itu hasil penelitian nantinya juga akan di diseminasikan kepada para stakeholder yang bersangkutan.

Dan bisa menjadi rujukan dalam penyusunan peraturan daerah bahwa faktor-faktor inilah yang mempengaruhi atau menyebabkan maraknya perkawinan anak.