,

LMDH Ngasem Barokah Terima 3.500 Bibit Pohon untuk Konservasi

Bojonegoro, 10 Oktober 2024 — Pagi hari terasa lebih segar di Desa Ngasem, saat ratusan bibit pohon tiba di kawasan Petak 52-A1. Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH) Ngasem Barokah menerima 3.500 bibit tanaman kehutanan dan MPTS (Multi-Purpose Tree Species) yang merupakan bantuan dari program Peson Hutan, didukung oleh Pertamina EP Cepu (PEPC) Zona 12. Bibit ini akan menjadi bagian penting dalam upaya konservasi kawasan hutan Desa Ngasem.

Dengan semangat gotong royong, para anggota LMDH menurunkan bibit dari truk besar dan memindahkannya ke rumah pembibitan. Bibit-bibit tersebut terdiri dari berbagai jenis pohon, seperti sonokeling, beringin, pule, cemara, secang, gayam, asem, jambu hingga sawo kecik dan kemiri. 

Baca juga:  Diskusi Praktik OGP di Desa Ringintunggal

Jenis-jenis tanaman tersebut memiliki potensi besar, tidak hanya untuk menjaga keseimbangan ekosistem, tetapi juga sebagai sumber penghasilan jangka panjang bagi masyarakat setempat. Tanaman MPTS dikenal dengan fungsinya yang tidak hanya untuk konservasi, tetapi juga mampu menghasilkan buah, getah, atau kayu yang bernilai ekonomis.

Syarif, selaku pendamping lapangan, menuturkan, “Ada sekitar 3.500 bibit pohon yang datang. Bibit pohon ini nantinya akan digunakan untuk kegiatan penanaman pohon bersama para stakeholder.”

Proses pemindahan bibit ini terlihat sederhana, tetapi semangat dan nilai di baliknya begitu besar. Masyarakat tahu bahwa dengan menanam pohon, mereka turut menjaga kelestarian hutan, menanggulangi dampak perubahan iklim, serta memastikan keberlanjutan sumber daya alam.

Baca juga:  Jamin Keterbukaan, Koreksi LJK di Hari yang Sama

Setiap jenis pohon memiliki fungsi ekologis yang signifikan. Nantinya, bibit-bibit ini akan ditanam bersama para pemangku kepentingan dalam acara tanam pohon bersama, melibatkan pemerintah, lembaga swasta, hingga masyarakat sekitar. (ka)