,

Perkuat Kapasitas Perencanaan Program, IDFoS Ikuti Workshop LFA dan Baseline Data EMCL

Bojonegoro – IDFoS Indonesia memulai rangkaian hari pertama Workshop Logical Framework Analysis (LFA) dan Baseline Data yang diselenggarakan oleh ExxonMobil Cepu Limited (EMCL) di Hotel Aston Bojonegoro, Jumat (17/4). Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari ini (17-19 April) menjadi tahap krusial bagi para mitra pendamping dalam merancang program pengembangan masyarakat yang lebih terukur untuk tahun 2026.

Sesi hari pertama diawali dengan pengenalan kembali perangkat analisis LFA dan refleksi penggunaannya dalam program-program sebelumnya. Para peserta, termasuk tim dari IDFoS Indonesia, diajak untuk melakukan analisis mendalam terhadap pemangku kepentingan serta membedah akar persoalan melalui analisis masalah dan tujuan.

Perwakilan IDFoS Indonesia yang mengikuti, Laily Mubarokah, menyampaikan bahwa materi pada hari pertama ini sangat krusial untuk memastikan ketepatan sasaran program.

Baca juga:  Perkuat Pemahaman CSR Migas, PT ADS Hadirkan IDFoS Indonesia sebagai Narasumber

“Pelatihan ini sangat bermanfaat dalam meningkatkan kapasitas perencanaan program yang efektif, efisien, dan berorientasi pada hasil. Selain itu, dengan pendekatan LFA ini memperkuat kemampuan analisis masalah melalui penyusunan problem tree (pohon masalah) dan pohon tujuan, sehingga program yang dirancang lebih tepat sasaran,” ungkap Laily.

Selain teknik analisis teknis, workshop ini juga menekankan penggunaan perspektif gender dalam analisis strategi. Hal ini sejalan dengan komitmen program untuk menciptakan perencanaan yang inklusif dan responsif gender, sehingga manfaat program dapat dirasakan secara adil oleh seluruh elemen masyarakat.

Pada sesi sore hari, peserta mulai memasuki tahapan teknis pengisian Matriks Perencanaan LFA dan mempelajari hubungan antara hasil analisis dengan penyusunan proposal serta Rencana Anggaran Biaya (RAB). Tim IDFoS Indonesia bersama mitra lainnya seperti Yayasan Daun Bendera, ISTeK ICSada, dan Yayasan Sikas Bhakti Nusantara bergabung dalam sesi “Klinik 2” untuk mendapatkan bimbingan intensif terkait draf program mereka.

Baca juga:  IDFoS Indonesia Koordinasikan Program Penghijauan Bojonegoro ke Cabang Dinas Kehutanan

Sebagai informasi, IDFoS Indonesia pada tahun 2026 terpilih untuk mengampu Program Rehabilitasi Hulu Daerah Aliran Sungai (DAS) Bengawan Solo di sektor lingkungan. Fokus pada hari pertama ini diharapkan dapat memperkuat kerangka berpikir dengan pendekatan Teori Perubahan (Theory of Change) sebelum memasuki tahapan perbaikan detail program pada hari berikutnya.