Perkuat Pengelolaan Hutan Berkelanjutan, IDFoS Indonesia Matangkan Strategi Pendampingan KTH

BOJONEGORO – IDFoS Indonesia menggelar diskusi strategis mengenai Program Rehabilitasi Lahan Hulu Anak Sungai Bengawan Solo di Kabupaten Bojonegoro yang diprakarsai oleh ExxonMobil Cepu Limited di ruang rapat kantor IDFoS Indonesia pada Jumat (5/6/2026). Diskusi ini dihadiri langsung oleh Direktur IDFoS Indonesia, Dr. Joko Hadi Purnomo, SE., ME., M.Si., bersama Manajer Program Laily Mubarokah, serta anggota tim program, Syarif Samudra dan Iwan Zuhdi.
Diskusi ini difokuskan pada pengelolaan hutan berkelanjutan yang mengedepankan prinsip pertanian organik dan sistem agroforestri. Dalam arahannya, Dr. Joko Hadi Purnomo menekankan pentingnya pengintegrasian modal sosial dalam setiap langkah pendampingan. Beliau menyoroti bahwa keberhasilan output program tidak hanya diukur dari hasil panen, melainkan ketika satu kelompok tani sudah mampu mengelola kegiatannya secara mandiri.
Dalam menjalankan program ini, tim akan memprioritaskan peningkatan kapasitas KTH (Kelompok Tani Hutan) Womo Sekar Makmur II dalam pengelolaan lahan, penggunaan pupuk organik, serta evaluasi rutin untuk memastikan output program tercapai secara mandiri. Strategi pertemuan informal dengan petani akan dikedepankan guna mendorong perubahan perilaku yang lebih efektif, dengan hasil usaha yang nantinya dikelola kembali untuk operasional kelompok.
Melalui program penghijauan yang melibatkan 29 petani serta pengurus KTH dan Pokja ini, IDFoS Indonesia berharap dapat menciptakan ekosistem pertanian yang mandiri, produktif, dan berkelanjutan di wilayah pendampingan. Kegiatan ini sekaligus menjadi bukti komitmen IDFoS Indonesia dalam mendampingi masyarakat untuk mencapai output dan outcome program yang berdampak nyata.



