RAT Koperasi Ngasem Maju Sejahtera Sepakati SHU Diputar untuk Pengembangan Usaha

Bojonegoro, 15 April 2026 — Koperasi Produsen Masyarakat Desa Hutan “Ngasem Maju Sejahtera” menggelar Rapat Anggota Tahunan (RAT) tahun buku 2024–2025 di kediaman Ketua Koperasi, Moch. Gufron, Dusun Besaran, Desa Ngasem, Kecamatan Ngasem, Kabupaten Bojonegoro. Koperasi Ngasem Maju Sejahtera sendiri merupakan binaan PT Pertamina EP Cepu Zona 12 dan didampingi oleh IDFoS Indonesia.
Kegiatan yang dihadiri 33 undangan tersebut menyepakati penerimaan laporan pertanggungjawaban pengurus serta keputusan untuk tidak membagikan sisa hasil usaha (SHU), melainkan diputar kembali guna pengembangan usaha koperasi.
RAT dibuka oleh Manager Program IDFoS Indonesia, Sunariyo. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa RAT memiliki peran strategis dalam penguatan kelembagaan koperasi. “RAT ini bukan sekadar forum formal, tetapi menjadi ruang belajar bersama bagi anggota untuk memperkuat tata kelola koperasi yang transparan dan akuntabel. Bagi kami di IDFoS Indonesia, penguatan kelembagaan seperti ini adalah fondasi utama agar koperasi mampu tumbuh mandiri dan berkelanjutan sebagai penggerak ekonomi desa,” ujarnya.

Ketua Koperasi, Moch. Gufron, dalam paparannya menyampaikan laporan kegiatan dan perkembangan usaha koperasi selama periode 2024–2025. Ia menegaskan bahwa capaian koperasi tidak lepas dari dukungan berbagai pihak, termasuk Perhutani, CDK, pemerintah desa, dan dinas terkait.
Berdasarkan laporan keuangan, total aset yang dikelola koperasi hingga saat ini mencapai sekitar Rp208.850.000, yang mencakup aset sarana prasarana serta pengembangan usaha produktif anggota.
Kegiatan ini turut dihadiri sejumlah pemangku kepentingan, antara lain perwakilan Dinas Perdagangan, Koperasi, dan Usaha Mikro Kabupaten Bojonegoro, Kecamatan Ngasem, pemerintah desa, Perhutani, CDK, serta PT Pertamina EP Cepu. Dalam sambutannya, perwakilan dinas, Adib Maulana, memberikan apresiasi kepada pengurus koperasi karena dinilai telah menjalankan kegiatan yang sejalan dengan regulasi perkoperasian.

Perwakilan Kecamatan Ngasem, Diana Susi, menyampaikan dukungan terhadap pelaksanaan RAT agar berjalan lancar dan menghasilkan keputusan terbaik. Ia juga menegaskan pentingnya menjaga prinsip keterbukaan dan akuntabilitas dalam pengelolaan koperasi.
Dukungan juga disampaikan oleh perwakilan PT Pertamina EP Cepu, Bedhah Aditya, yang menyatakan kesiapan perusahaan dalam mendukung program koperasi. “Kami terbuka terhadap berbagai usulan dan berharap koperasi ini dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Ngasem,” ujarnya.
Koperasi yang berdiri sejak 2023 ini menjalankan sejumlah unit usaha, meliputi pertanian hortikultura, peternakan, dan pembibitan tanaman. Berdasarkan laporan, koperasi juga mengembangkan kemitraan usaha peternakan kambing dengan sistem bagi hasil, serta usaha pertanian seperti budidaya semangka, cabai, dan pembibitan tanaman kehutanan dan mpts.
Perwakilan anggota sekaligus Kepala Desa Ngasem, Suhartono, menekankan pentingnya kolaborasi semua pihak dalam mendukung keberlanjutan koperasi, termasuk menjaga aset dan lahan yang telah difasilitasi oleh Perhutani. Ia juga mengapresiasi kinerja pengurus yang dinilai telah menunjukkan perkembangan positif.
Senada, perwakilan CDK, Andika, menilai penyampaian laporan pengurus sudah transparan dan akuntabel. Ia juga mendorong perubahan pola pikir anggota agar lebih adaptif dalam mengembangkan usaha ekonomi produktif.
Sementara itu, pihak Perhutani menekankan pentingnya penguatan legalitas koperasi serta pembangunan integritas dalam pengelolaan aset. “Aset harus dijaga dan dikembangkan secara bertahap agar memberikan manfaat jangka panjang,” disampaikan dalam forum tersebut.
Melalui forum RAT, seluruh anggota menyepakati penerimaan laporan pertanggungjawaban pengurus yang disaksikan oleh dinas terkait dan pemerintah desa. Keputusan penting lainnya adalah tidak membagikan SHU tahun ini, melainkan digunakan sebagai modal pengembangan usaha koperasi ke depan.



